May 20, 2024

Penegakan hukum berupa Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik. (F: tri)

DUMAI – Polres Dumai akan segera menerapkan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik dalam waktu dekat sebagai upaya untuk menangkap pelanggaran dalam berlalu lintas secara elektronik. Penerapan ETLE diharapkan dapat mendukung keamanan, ketertiban, keselamatan, dan kenyamanan dalam berlalu lintas di Kota Dumai.

Dalam penerapannya, petugas kepolisian akan menggunakan handphone yang sudah ditanamkan aplikasi untuk menilang pelaku pelanggaran lalu lintas. Surat tilang langsung akan dikirimkan ke alamat pelaku pelanggar lalu lintas yang nantinya diharuskan membayar denda melalui bank.

Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto melalui Kasat Lantas Polres Dumai AKP Akira Ceria mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera memberlakukan penindakan secara elektronik melalui ETLE dan melakukan sosialisasi kepada personil dalam penggunaan aplikasi ETLE yang sudah lama diterapkan oleh Mabes Polri.

Para pelaku pelanggar lalulintas yang melakukan pelanggaran akan menerima surat tilang ke alamat mereka. Jika mereka tidak melakukan pembayaran, saat melakukan pembayaran pajak, mereka akan diarahkan untuk membayar denda atas pelanggaran lalu lintas yang mereka lakukan melalui posko ETLE yang berada di unit tilang Satlantas Polres Dumai. Petugas unit tilang akan mengarahkan untuk melakukan pembayaran tilang melalui bank dan baru mereka bisa membayar pajak.

Penerapan ETLE diharapkan dapat meminimalisir sentuhan langsung antara petugas dan pelaku pelanggaran lalu-lintas serta memungkinkan pelaku pelanggaran lalu-lintas melakukan pembayaran tilang tanpa membawa uang tunai. Jika motor sudah dijual dan sudah berpindah kepemilikan, maka pemilik motor pertama bisa melakukan konfirmasi ulang melalui aplikasi ETLE bahwa motor tersebut saat itu bukan miliknya lagi atau menyerahkan surat tilang kepada pembeli motornya. DO-r

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *