May 20, 2024

Potret Hedonisme: Getty Images

Secara harfiah kata hedonisme berasal dari bahasa Yunani ‘hedone‘ yang memiliki arti kesenangan. Hedonisme adalah sebuah ideologi atau pandangan hidup yang meyakini jika kebahagiaan hanya bisa didapat dengan cara mencari kesenangan sebanyak-banyaknya dan menghindari perasaan menyakitkan.

Collin Gem (1993) mengartikan hedonisme sebagai doktrin yang menyatakan jika kesenangan adalah hal yang paling penting di dunia. Kesenangan atau kenikmatan merupakan tujuan hidup dan tindakan manusia.

Dalam Islam konsep hedonisme dikenal dengan istilah Madzhab al Mutah atau Madzhab al Ladzzdzah. Hedonisme adalah pandangan hidup yang menganggap bahwa orang akan menjadi bahagia dengan mencari kebahagiaan sebanyak mungkin dan sedapat mungkin menghindari perasaan-perasaan yang menyakitkan.

Konsepsi dasar hedonisme ini bertentangan dengan ajaran Islam. Aliran hedonisme lebih menekankan manusia untuk lebih individual sementara Islam tak hanya membahas hubungan antara Allah SWT dengan hamba-Nya saja.

Islam juga menyoroti hubungan antara manusia dengan manusia lainnya. Salah satu yang ditekankan dalam ajaran Islam adalah ajaran untuk tolong menolong [ta’awun] QS. Al Maidah, ayat 2.

Hedonisme bukan saja menjadikan hidup dalam kemewahan, dalam beragama juga ditemukan sikap hedonisme. Saat ini sangat banyak kita jumpai gaya hedonisme dalam beragama di kehidupan sehari-hari.

Ta’awun tanpa terasa hilang dan gaya hidup hedonisme terlihat jelas. Salah satu contoh, ada seorang kaya yang hidupnya serba berlebihan dan berkemewahan.

Tetangga yang hanya dibatasi dinding pagar rumah mewah itu hidup seorang miskin yang perlu uluran tangan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Si kaya setiap tahun di bulan Ramadhan telah menjadi agenda rutin mereka sekeluarga mengerjakan  umrah. Sementara si miskin harus menjalankan ibadah puasa dengan serba kekurangan.

Ketidakpedulian terhadap tetangga miskin tadi dapat dikategorikan sebagai hedonisme beragama.

Apalah artinya ibadah umroh itu jika kita tak peduli dengan orang-orang yang sangat membutuhkan uluran tangan kita sebagaimana yang diajarkan Islam untuk tolong menolong [ta’awun] QS. Al Maidah Ayat 2.

Semoga kita tidak tergolong dalam kelompok yang hedonisme beragama. (*)