June 14, 2024

OIKETAI  Dumai – Usai pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan PT. Pertamina Hulu Rokan di Dumai bersama Presiden Jokowi, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Dumai.

Kegiatan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Dumai ini disoroti Wakil Ketua PDI Perjuangan Kota Dumai Agoes Budianto.

Agoes sangat mengapresiasi program UAV (Unmanned Aerial Vehicle) atau biasa disebut drone yang untuk membuat foto udara, dan mengukur tanah yamg dikatakan AHY tersebut. Tentunya program ini memiliki output yang lebih baik terkait pertanahan yang selama ini di Dumai sangat komplek persoalan sengketa tanah dan mafia tanah.

Namun di lain hal Agoes melihat sisi lain yang ia katakan masyarakat Dumai sangat kecewa Pemko tidak menyampaikan aspirasi terkait penyelesaian tanah konsesi ex. PT. CPI yang sekarang dikuasai PT. PHR ke Jokowi dan AHY.

“Kami sedikit kecewa saja kenapa Pemko Dumai tidak mengagendakan dengan AHY terkait penyelesaian tanah konsesi yang sekarang di lahan PT. PHR yang merupakan perusahaan kebanggaan bangsa bukan perusahaan asing seperti sebelumnya,” ketus Agoes.

Agoes menyayangkan ketika Presiden Jokowi dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Dumai, Pemko tak menyampaikan aspirasi masyarakat yang sudah puluhan tahun tinggal di tanah konsesi itu.

“Ya paling tidak adalah statement Pak Jokowi dan AHY terkait tanah konsesi yang diduduki masyarakat puluhan tahun yang belum juga jelas statusnya ini, bukan hanya melihat kantor BPN saja,” jelas Agoes dengan nada kecewa. RO-Ag